Home ›› Tips ›› Sehat ›› Waktu Olahraga yang Tepat

Waktu Olahraga yang Tepat

Dibaca hari ini 35, Keseluruhan 1661 kali

Selain menentukan olahraga apa yang paling tepat dilakukan, yang juga penting ditentukan adalah kapan waktu yang tepat untuk berolahraga. Nah, kapan waktu yang tepat untuk berolahraga itu?

Berolahraga sebaiknya memang menjadi bagian hidup kita. Dalam sehari setidaknya menyisihkan waktu 20 menit untuk berolahraga. Jika itu rutin dilakukan, maka tubuh pun menjadi terasa lebih bugar.

Lantas kapan sih waktu yang tepat untuk berolahraga? Apakah pagi, siang, sore atau justru malam hari. Menurut dr Michael Triangto, SpKO dari Klinik Slim & Health, Sport Therapy Jakarta, sebenarnya tidak ada waktu yang paling tepat untuk berolahraga.
Namun yang harus diingat bahwa waktu olahraga itu disesuaikan dengan tujuan olahraga itu. Misalnya olahraga untuk mempermudah tidur, maka sebaiknya tidak dilakukan sore atau malam hari.
Untuk lebih jelasnya, bagaimana aturan berolahraga berdasarkan waktunya. Berikut penjelasannya:
- Pagi
Pagi hari menjadi waktu yang selama ini banyak dilakukan orang, karena pagi adalah mengawali hari. Dengan awal yang sehat dan bersemangat tentu akan berdampak baik dalam berkegiatan selama satu hari.
Pagi hari juga menjadi waktu yang tepat bagi Anda yang ingin berolahraga di luar ruangan. “Karena pada saat itu udara masih bersih, sehingga menyehatkan,” kata Michael. Jika olahraga dalam ruangan, maka bisa dilakukan kapan saja.

- Siang
Jika berolahraga pada siang hari, lakukanlah satu jam sebelum makan siang. Karena ketika perut kosong, Anda bisa bergerak sesuai keinginan Anda tanpa takut terganggu perut penuh. Sebaliknya jika lambung terisi penuh, maka kontraksi otot tidak bisa berlangsung dengan baik.
Umumnya olahraga ini dilakukan untuk menyegarkan tubuh setelah setengah hari beraktifitas. Karenanya olahraga yang dilakukan biasanya ringan, tidak mengeluarkan keringat banyak dan tidak menimbulkan kelelahan yang berlebihan.

- Malam
Apapun jenis olahraga yang Anda lakukan sebaiknya dilakukan empat jam sebelum tidur. Karena waktu empat jam adalah yang paling ideal untuk menghindarkan Anda dari gangguan susah tidur. Selain itu waktu empat jam itu juga ada perhitungannya.
“Perhitungannya, hingga 1 jam setelah olahraga tubuh masih terasa panas dan berkeringat. Setelah itu baru mandi untuk membersihkan tubuh dan sisa waktu 2 jam untuk santai. Setelah itu baru tidur,” tuturnya.

Tiga Komponen Olahraga
Entah pagi, siang, sore maupun malam, dalam berolahraga hendaknya memperhatikan tiga hal. Yaitu olahraga yang bersifat aerobic, anaerobic, dan peregangan. Ketiga hal itu saling mengisi dan melengkapi.
Aerobic itu melatih jantung dan paru-paru, tapi ototnya tidak terlatih. Sementara anaerobic hanya melatih otot dan tidak melatih jantung serta paru-paru. Sedangkan peregangan dilakukan untuk melemaskan otot baik sebelum maupun sesudah berolahraga,” papar Michael.
Michael menambahkan, jika memiliki waktu dan tenaga yang cukup, sebaiknya tiga komponen itu dilakukan. Tapi selain itu Anda juga harus menyesuaikan waktu latihan.
Untuk pagi hari, jika ingin mengombinasikan latihan itu perhitungan yang dipakai adalah 40 persen untuk aerobic, 40 persen untuk anaerobic dan 20 persen peregangan. Jadi jika Anda mempunyai waktu 60 menit untuk berolahraga, 25 menit masing-masing untuk aerobic dan anaerobic, sementara 10 menit sisanya untuk peregangan.
Sedangkan untuk malam hari dengan durasi yang sama, 20 menit untuk aerobic dan 10 menit untuk anaerobic, sedangkan sisanya 20 menit untuk peregangan. Sehingga badan tidak sampai sakit dan pegal.

Menyesuaikan dengan Waktu Luang

Olahraga seharusnya tidak dilakukan berdasarkan waktu luang. Tapi harus dijadwalkan secara khusus meski itu hanya 20 menit setiap harinya.
Hanya jika Anda ingin lebih serius berolahraga dan meluangkan waktu lebih banyak serta sering, maka usahakan seminggu sekali berolahraga selama 1 jam. Jika sudah terbiasa, bisa dilakukan dua hingga empat kali seminggu.

Maksimal Satu Jam
Entah pagi, siang, sore atau malam, olahraga tidak boleh dilakukan lebih dari satu jam. Apalagi jika Anda bukan atlet atau seseorang yang rutin berolahraga.

“Karena tubuh itu ada batasnya. Bila digambarkan maka tubuh itu seperti gunung. Ada saat naik, tapi pada batas tertentu kemampuan tubuh akan menurun, karena pada dasarnya otot tidak bisa dipaksa,” kata Michael. Untuk itu Michael menyarankan agar maksimal berolahraga adalah satu jam. *Naomi/foto: net

About tabloid nyata

tabloid nyata
Tabloid Nyata Adalah tabloid mingguan yang menyajikan beragam berita hiburan untuk keluarga.Dikemas dengan bahasa yang mampu menggugah perasaan