Home ›› Tips ›› Sehat ›› Susu Bikin Gemuk?

Susu Bikin Gemuk?

Dibaca hari ini 78, Keseluruhan 20812 kali

Banyak perempuan menghindari minum susu karena takut gemuk. Padahal, susu sangat dibutuhkan mereka untuk mencegah osteoporosis. Nah, agar tubuh terhindar dari osteoporosis namun tetap langsing, susu seperti apa yang sebaiknya dipilih?

Dikatakan Laili Rahmawati, STP, MMA, perempuan memang sangat butuh mengonsumsi susu, terutama yang berusia di atas 30 tahun. Sebab, pada usia itu, metabolisme kalsium cukup boros. Sedang susu memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi, selain vitamin D, fosfor, serta asam amino esensial.
“Jika konsumsi kalsium kurang, memasuki usia 40 tahun, perempuan berisiko tinggi terkena osteoporosis,” tegas dosen Akademi Gizi Surabaya itu.
Masalahnya, banyak perempuan yang menghindari minum susu karena takut gemuk. Maklum, citra perempuan yang dianggap cantik adalah yang bertubuh langsing.
Nah, agar tubuh tetap langsing namun terhindar dari risiko terkena osteoporosis, perlu dipilih susu yang tepat. “Aturan konsumsi, cara penyajian, dan penyimpanannya juga harus benar agar manfaat susu bisa didapatkan secara maksimal,” imbuhnya.

Piliih Susu Skim
Susu dibagi menjadi dua bagian besar. yaitu susu full cream dan susu skim. Susu full cream memiliki semua komponen susu lengkap, termasuk lemak.
Sedang susu skim merupakan susu yang memiliki semua komponen susu, kecuali lemak. Tapi, bukan berarti lemaknya nol. Sebab, lemak tetap dibutuhkan untuk memetabolisme vitamin-vitamin yang terkandung dalam susu.
“Lemak di dalam susu skim ini hanya sedikit. Karena itu, susu ini biasa disebut dengan susu low fat atau rendah lemak,” ujar Laili. Susu inilah yang bila dikonsumsi, mampu membuat tubuh tetap langsing.
Karena rendah lemak, rasa susu skim tak lebih gurih. Cairannya juga lebih bening dibanding susu full cream. Susu skim bisa berupa susu bubuk, susu cair, ataupun susu kental manis. Pada susu skim tertentu, ada yang ditambahkan CLA dan L-Carnitine.
“Susu tersebut berfungsi untuk mempercepat metabolisme dan pembakaran kalori, sehingga mencegah terjadinya penumpukan lemak. Hasilnya, tubuh akan tetap langsing,” jelas Laili. Karena mempercepat metabolisme inilah, orang yang mengonsumsi susu CLA atau L-Carnitine lebih mudah berkeringat.

Aturan Konsumsi
Untuk mendapatkan kandungan dan manfaat susu namun tubuh tetap langsing, konsumsi susu skim tentu perlu diatur. Konsumsi susu skim sebaiknya minimal dua gelas sehari. Boleh lebih dari dua gelas, asal tidak berlebihan juga. Menurut Laili, satu gelas susu skim (sekitar 200 cc) mengandung 0,2 gram lemak. Jumlah ini tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk.
Selain itu, seiring tak lagi populernya konsep empat sehat lima sempurna, saat ini susu dijadikan sebagai sumber protein, bukan penyempurna makanan. Karena itu, konsumsi susu pun menjadi selingan, sekitar jam 9-10 pagi, dan jam 2-3 sore.
Ditambahkan Laili, susu mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal itu membuat seseorang terhindar untuk ngemil dan makan banyak, sehingga berat badan lebih terjaga.

Cara Penyajian
Untuk menyajikan susu, biasanya susu cair bisa langsung dikonsumsi. Tinggal dituang di gelas, kemudian langsung diminum. Tapi, untuk susu bubuk dan susu kental manis, cara penyajiannya membutuhkan proses tertentu.
Sebelum menyajikan susu bubuk, perhatikan dulu kemasannya, apakah susu bubuk tersebut instan atau tidak. Jika instan, maka susu bubuk bisa langsung diseduh dengan air dingin (bukan air es) ataupun air panas.
“Tapi, jika susu bubuk tersebut tidak instan, maka susu diseduh dengan sedikit air dingin (bukan air es) terlebih dahulu, kemudian diaduk hingga tercampur. Setelah itu, baru dicampur dengan air panas,” tuntun Laili.
Untuk susu kental manis, cara penyajiannya juga perlu diseduh. Dengan air dingin atau air panas, tidak jadi masalah. *Desi. foto: net

About tabloid nyata

tabloid nyata
Tabloid Nyata Adalah tabloid mingguan yang menyajikan beragam berita hiburan untuk keluarga.Dikemas dengan bahasa yang mampu menggugah perasaan