Home ›› Tips ›› Sehat ›› Alat Penghancur Lemak, Ampuhkah?

Alat Penghancur Lemak, Ampuhkah?

Dibaca hari ini 110, Keseluruhan 25735 kali

Berbagai alat dan metode diklaim mampu menghancurkan lemak tubuh, sehingga membuat tubuh menjadi lebih langsing. Korset pelangsing, sabuk getar, hingga krim pelangsing, misalnya. Benarkah?

Sabuk Getar
Sabuk getar atau slimming belt, dikatakan mampu mengecilkan ukuran lingkar pinggang hingga 2 – 4 cm per bulan hanya dengan memakainya selama 25 – 30 menit dua kali sehari. Konon, efek getarnya bisa menghancurkan kelebihan lemak di perut dan paha hingga 80 persen. Sistem kerja sabuk getar pada dasarnya menggunakan prinsip elektroterapi, yaitu berusaha membakar lemak di lapisan bawah kulit tanpa harus melakukan aktivitas fisik atau berolahraga.
”Tujuannya, membuat area yang ditempeli sabuk, bergetar sesuai kekuatan getaran dan lama yang dikehendaki. Dengan rangsangan seperti itu, pertumbuhan lemak di area tersebut akan berkurang,” jelas dr. Indra Tjahjono, SpRM., staf medis RSS Husada Utama Surabaya.
Meski begitu, lanjut Indra, dari sisi medis, sabuk getar tidak punya banyak manfaat untuk mengurangi lemak. Sebab, prinsip elektroterapi yang bisa mengurangi lemak di bawah kulit, adalah bila terjadi kontraksi otot di area yang dituju.
Sementara, sabuk getar hanya menggetarkan permukaan kulit dan lemak saja. Tidak sampai mengontraksi otot. Pada pemakaian pada perut selama rentang waktu tertentu, memang akan membuat perut menjadi lebih ramping. Namun, berat badan tidak akan turun.
Ketika perut menjadi ramping, yang terjadi sebetulnya hanya proses lipolisis atau pemecahan lemak saja. Lemak menjadi lembek, dan turun. Bukan menurunkan kadar lemak dalam tubuh!

Korset
Efek penekanan yang didapat dengan pemakaian korset, terlebih pada korset yang dilengkapi sinar infra merah atau batu-batu, dianggap bisa menghancurkan lemak, mengencangkan paha, hingga mengangkat payudara. Anggapan ini, kata Indra, tidak sepenuhnya benar.
”Sebetulnya, lemak tidak akan hancur hanya dengan efek tekanan yang dihasilkan oleh pemakaian korset. Tetapi, bila korsetnya mengandung sinar infra merah, dimungkinkan sinar itulah yang lebih berperan,” ungkapnya
Indra menegaskan, pada korset yang tidak dilengkapi dengan sinar infra merah dan magnet tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap proses penghancuran lemak. Bila ada yang merasa bentuk tubuhya makin langsing setelah menggunakan korset, hal tersebut, kata Indra, bukan disebabkan lemaknya yang hancur, melainkan karena otot-ototnya yang makin mengecil akibat mengalami penekanan yang terlalu lama.

Krim Pelangsing
Konon, dengan mengoleskan krim atau gel pelngsing, lemak-lemak yang berlebih di beberapa bagian tubuh akan hancur. Tubuh pun bisa langsing. Umumnya, bahan-bahan yang terkandung di dalam krim atau gel pelangsing antara lain carnitine yang dipercaya bisa mempercepat pembukaan sel-sel lemak, kolagen berfungsi mengencangkan kulit, green tea untuk pembakaran lemak, serta chromium picolinate dan ginseng untuk memengaruhi proses pembakaran karbohidrat.
Meski begitu, kata Indra, semua bahan tersebut tidak dapat menghancurkan lemak sepenuhnya. Sebab, kemampuan krim dalam menembus lapisan lemak sangat terbatas. Hanya sampai di atas lapisan subkutan atau lapisan kulit bawah. Otot-otot tubuh saja yang mengencang karena pengaruh kolagen.

Penyinaran
Efek sinar-sinar tertentu, seperti sinar infra merah dan microwave, dianggap mampu menghancurkan lemak dan mengubah bentuk tubuh dalam sekejap. Sebenarnya, daya tembus sinar microwave hanya sampai pada otot. Sementara sinar infra merah, daya tembusnya hanya superficial atau permukaan kulit saja.
Metode penyinaran ini memanfaatkan efek panas atau hit terapi. Efek panas ini akan meningkatkan vasodilasi atau pelebaran pembuluh darah, sehingga sirkulasi darah menjadi lancar dan pembakaran lemak berlangsung lebih cepat. Namun, tidak semua orang bisa melakukan terapi ini. Terutama, jika area tubuh yang akan diterapi sinar terdapat bekas radang, bekas luka, atau bekas operasi.

Laser
Perawatan dengan sinar laser banyak dipilih karena selain simpel, hasilnya pun cepat didapat. Laser memang efektif untuk pembentukan tubuh, pengencangan kulit, menghilangkan vlek, dan sebagainya. Hanya saja, proses pengerjaannya tidak bisa langsung. Melainkan, pada sedikit area tubuh tertentu terlebih dulu.

Akupunktur
Cara kerjanya dengan menusukkan jarum saja ataupun jarum yang diberi muatan listrik ke dalam kulit hingga lapisan subkutan. Sel-sel pembungkus lemak pun akan terbuka dan lemak akan meluruh secara perlahan.
Teknik akupunktur memang bisa meluruhkan kelebihan lemak tubuh. Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, harus dilakukan secara berulang-ulang. Meski, hasilnya tidak dapat langsung dilihat, tapi bisa bertahan lama. Asalkan di-maintain dengan tepat. *Ayun/foto: net

About tabloid nyata

tabloid nyata
Tabloid Nyata Adalah tabloid mingguan yang menyajikan beragam berita hiburan untuk keluarga.Dikemas dengan bahasa yang mampu menggugah perasaan